BUOL, jarrakpossulteng.com – Sebelum bulan ramadhan pemerintah daerah sukses melakukan penertiban penjualan BBM oleh SPBU, tapi sayang semangat untuk menjalankan perintah UU itu hanya panas-panas tai ayam alas kondisional saja. Kalau bukan jalan terputus Tolitoli-Buol yang memicu kelangkaan BBM di Buol, maka mungkin penertiban SPBU yang menjual BBM dengan jerigen ini tidak dapat ditertibkan, tutur Djoni Hatimura S.sos.

Terbukti telah bertahun-tahun kondisi itu terjadi di SPBU Buol tanpa kepedulian yang serius oleh Pemda, padahal perbuatan ini bukan saja mengandung unsur delik bagi SPBU. Tapi disatu sisi sangat menggangu stabilitas dan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

Lebih jauh, Djoni aktivis buol itu mengatakan terkait dengan kebutuhan BBM. Bukti kelalaian Pemda ini dapat kita lihat secara jelas, kenapa jelang ramadhan penjualan BBM dengan jerigen itu mampu ditertibkan oleh POL PP (Aparat Pemda). Tapi sekarang mulai ramai lagi di SPBU, penertiban itu telah terbungkam kembali.

Baca Juga :  Vaksinasi Di Kabupaten Toli-Toli Sudah Mencapai 85 Persen

Ada apa dibalik ini semua, berjubelaan antrian panjang di kedua SPBU di Buol merupakan suasana pembiaran dan ketidak mampuan daerah untuk menegakan hukum, padahal Bupati Buol selalu berteriak hukum dan hukum harus ditegakan. Tapi ternyata itu cuma lip servis, dimulut saja tapi jauh panggang dari api, ungkap Djoni.

Negeri ini butuh pemimpin yang amanah yang konsisten antara mulut dan perbuatannya, akibat dari ketidak konsistennya pejabat-pejabat ini, terjadi distorsi kepercayaan rakyat kepada pemerintah daerah dan itu menyulut pula pada ruang publik dan ranah politik yang berlansung tajam antara Elit-elit Daerah, Politisi, LSM, PERS dalam menyorot kinerja pemerintah.

Pemerintah daerah dituding tidak becus mengurus rakyat dan daerah. Semoga disisa waktu masa bakti Bupati Buol Amirudin-Abdullah mereka masih istiqomah dalam menjaga amanah yang dipundakan pada mereka, harap djoni.

 

Laporan : AA
Editor : Moh reza

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here