Donggala.Jarrakpossulteng.com Infrastruktur jalan di Desa Lombonga, Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala,rusak parah. Kondisi itu dikeluhkan warga.

Jalan yang menjadi akses utama masyarakat menuju Balaesang Tanjung dan balaesang darat itu sudah bertahun-tahun tidak pernah tersentuh perbaikan dari pemerintah Kabupaten Donggala.

Dari periode pertama hingga sebentar lagi selesai masa jabatan Bupati Donggala *Drs.Kasman Lassa.SH.MH* akses jalan ini tidak pernah tersentuh sedikitpun bahkan sampai di ujung kecamatan balaesang tanjung.

Akses jalan yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki,Kesal dengan situasi tersebut, warga menanam kelapa sebagai bentuk protes.

” *Darus Rusli Tayebo* ,selaku aktivis masyarakat Balaesang kepada media menuturkan,Pada Tahun 2016 lalu kami selaku masyarakat setempat sudah menyampaikan jalan tersebut secara lisan dengan pak Bupati sementara jabatannya sebagai bupati baru waktu itu untuk donggala.namun sampai akhir jabatannya diperiode satu,hal itu tdk ada realisasi juga.

Maka pada tahun 2020 lalu kami melakukan aksi itu dengan cara menanami pohon kelapa di tengah jalan.Namun upaya kami itu tak juga mendapat tanggapan dari pak bupati. Padahal beliau sudah beberapa kali melewati untuk melakukan kunjungan kedesa Lombonga bahkan sampai ke kecamatan Balaesang tanjung.aksi menanam Kelapa di tengah jalan rusak terpaksa kami lakukan demi mendapat perhatian pemerintah daerah setempat. Pasalnya sudah dilakukan berbagai upaya, namun selalu saja tak membuahkan hasil.

“Karena tidak kunjung diperbaiki, mungkin ditanami Kelapa lebih cocok.
Kami berharap semoga Pak Bupati bisa secepatnya merealisasikannya sebelum masa jabatannya berakhir.Jangan hanya janji manis ujung-ujungnya dusta lagi”, tambahnya.

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : Budy/feriadi
Editor : kurnia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here