Palu-Jarrakpossulteng.com. Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulteng belum lama ini menyelenggarakan Workshop Penerapan Pengelolaan Aplikasi Tata Kelola dan Modul Digital Hibah Keagamaan Tahun 2021 di Kabupaten Banggai, Kamis (3/6).

Kegiatan diikuti para pengurus rumah ibadah dan yayasan keagamaan se Kabupaten Banggai sebanyak 40 peserta.

Narasumber antara lain Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKAD) Provinsi Sulteng, Kepala Kantor Kemenag Banggai dan Pengembang aplikasi tata kelola dan modul digital hibah keagamaan.

Menurut Plt Karo Kesra Drs. M. Jen Ismail, MM selaku ketua panitia, workshop bertujuan memberikan wawasan dan praktek menggunakan aplikasi terkait kepada pesertanya sebagai calon penerima hibah.

“Adapun tema workshop ialah meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tata kelola hibah keagamaan,” sebut Plt Karo Kesra dalam laporan yang dibaca.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Ir. H. Faisal Mang, MM yang berkesempatan membuka workshop sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan.

Lanjutnya agar pemberian hibah keagamaan yang bersumber dari dana APBD provinsi dapat dimanfaatkan tepat sasaran dan dipertanggungjawabkan penerimanya secara akuntabel dan transparan.

“Diharapkan adanya kesatuan konsepsi, kesatuan gerak dan langkah yang seirama, serasi, seimbang antara pelaksana sebagai pelayan dengan pihak yang dilayani,” ungkap asisten sebagai output dari workshop.

Ditambah lagi kata asisten, pengalokasian hibah kepada lembaga keagamaan selama ini didasari atas proposal yang telah diajukan kepada pemerintah provinsi dan telah lolos verifikasi administrasi maupun lapangan.

“Semoga dapat memberikan sumbangsih positif bagi peningkatan tata kelola hibah keagamaan yang dilaksanakan biro kesejahteraan rakyat Sekretariat Provinsi Sulawesi Tengah,” pungkasnya.

 

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : mardison
Editor : kurnia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here