Walikota Kendari Ucapkan Terimakasih Kepada Mantan Gubernur Sultra Nur Alam

2 min read

Kendari, Jarrakpossulawesi.com | Wali Kota Kendari Sulkarnain mengucapkan terima kasih kepada para pendahulunya, terutama kepada Nur Alam, mantan Gubernur Sultra dan eks Wali Kota Kendari, Ir Asrun, yang telah menginisiasi pembangunan Jembatan Teluk Kendari, hingga bisa dimanfaatkan saat masa periode dia menjabat Wali Kota Kendari.

Pernyataan itu di sampaikan Sulkarnain pada saat menggelar simulasi pelaksanaan rekayasa lalu lintas di Kota Lama terkait pembangunan jembatan Teluk Kota Kendari bersama Dirjen Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XXI Kendari, Kementerian PUPR dan  Dinas Perhubungan Kota Kendari Senin (4/5/2020).

“Saya kira, kita patut berterima kasih kepada pendahulu kita, baik itu di pemerintahan maupun tokoh-tokoh sehingga hadirnya gagasan untuk membangun jembatan Teluk Kendari, ” kata Sulkarnain

Dia mengatakan, tidak mudah membangun jembatan hanya dengan waktu lima tahun dengan teknik konstruksi yang tidak sederhana dan juga menelan biaya yang tidak sedikit. “Saya kira dengan rampungnya jembatan Teluk Kendari ini, akan menambah ikon baru, landmark baru bagi masyarakat Kota Kendari dan menambah kuat brand teluk Kendari,” katanya.

Dia bilang, tidak semua daerah memiliki ikon seperti ini. Artinya dengan adanya jembatan ini, Teluk Kendari akan semakin tertata, dan nilai terhadap masyarakat akan sangat-sangat mengangkat teluk Kendari.

Dia berharap, semoga jembatan teluk Kendari segera rampung, termasuk dengan pembebasan lahan. “Mari sama-sama kita mendukung program pemerintah, karena hadirnya fasilitas ini akan menambah daerah kita” pungkasnya.

Lanjut untuk diketahui , Jembatan Teluk Kendari, yang akan menghubungkan Kecamatan Kendari (utara teluk) dan Kecamatan Abeli (selatan teluk) dengan panjang sekitar 1,3 kilometer, dikerjakan oleh konsorsium kontraktor PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Nindya Karya.

Proyek yang menelan anggaran sekitar Rp 729 milyar itu, dikerjakan oleh konsorsium PT Pembangunan Perumahan (PP) dan PT Nindya Karya (NK) dengan sistem multiyears yang ditargetkan selesai sampai tahun 2018.
Jembatan tesebut melintasi teluk Kendari, menghubungkan kota Lama dengan Lapulu dengan panjang bentangan kurang lebih 1.346 meter menggunakan konstruksi cable stayed.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud dari pembangunan jaringan jalan dan jembatan di kota Kendari dimana kota Kendari sebagai ibu kota provinsi akan menjadi pusat pertumbuhan baru sehingga membutuhkan struktur jalan dan jembatan yang baik. Selain itu pembangunan jembatan yang dibiayai oleh APBN itu, merupakan bagian dari Pembangunan Tol Laut yang dicanangkan presiden Joko Widodo.

Jembatan Teluk Kendari merupakan impian mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Nur Alam untuk membangun jembatan melintasi Teluk Kendari. Jembatan mulai dibangun di era pemerintahan Ir Asrun sebagai Wali Kota Kendari. 

Butuh waktu 5 tahun untuk pak nur alam mendapat anggaran proyek jembatan tsb, Tahun 2010 : desain DED, Tahun 2013 / 2014 : review desain, Tahun 2015 : kontrak.
Dalam beberapa kesempatan beliau pernah bilang, ” saya tidak peduli sol sepatu saya habis keluar – masuk di kementrian, bahkan kalau pun saya harus ketemu & menunggu operator komputer nya.
Banyak orang yang tidak tahu, untuk mendapatkan anggaran sebesar itu, banyak drama politik yang terjadi & drama hukum yang mengganggu.
Nur alam is the best.

Editor: GR

Penulis: Karno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *