Tingkatkan Disiplin ASN Beri Teguran dan Sanksi

2 min read

Foto : Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Darma P. Kogege S.Pd, M.Pd (Doc. JarrakposSulteng)

Poso, JarrakposSulteng.Com — Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kab. Poso mengawasi dan mengevaluasi kemungkinan penyebab jika Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Guru tenaga pendidik yang malas masuk kerja sebagai ASN. Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Darma P. Kogege S.Pd, M.Pd pada Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kab. Poso diPoso Senin. Pada (19-10-2020) pekan ini.

“Untuk peningkatan disiplin Pegawai negeri sipil atau ASN dilingkungan Dinas pendidikan dan pengajaran Poso, ada pengawasan dan pembinaan disekolah,” Kata Darma P. Kogege.

Upaya yang dilakukan yaitu pengawasan dan pembinaan dilakukan kepada pegawai struktural yang ada di dinas juga disekolah- sekolah. Itu telah dilakukan melalui kordinator wilayah dikecamatan atau petugas-petugas pengawas pembina sekolah.

” Ya. Terkait disiplin PNS/ASN kita (Dinas) memberdayakan petugas-petugas dilapangan. Yakni berkoordinasi mealaui kordinator SP3,” ujar Darma Kogege.

Jika seandainya ada PNS/ASN yang mungkin melakukan pelanggaran -pelanggaran disiplin itu akan diproses mulai dari tingkat pengawasan diwilayah kecamatan.

Dan jika ada temuan atau pelanggaran yang fatal terkait disiplin ketidak hadiran akan diproses sesuai mekanisme yang ada. Khususnya pada bidang Guru dan Tenaga Kependidikan.

“Jika telah melanggar aturan dan fatal ASN yang bersangkutan membuat surat pernyataan diatas Metrai. Yakni sanksi administrasi. Namun jika sanksi administrasi tidak diindahkan maka akan diproses mengupayakan gaji yang bersangkutan ditunda pembayaran,” tuturnya.

“Dan sambil mempelajari sikap dan pembinaan dan melakukan komunikasi apa faktor-faktor penyebab ketidak hadiran sebagai guru pendidik disekolah,” ucap Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan dinas pendidikan kabupaten Poso, Sulawesi tengah.

Diakhir wawancara dengan media ini, Darma P. Kogege S.Pd, M.Pd mengatakan terkait dengan netralitas PNS/ASN dalam menghadapi Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang acuannya sudah diatur dalam PP nomor 53, dan adasanksinya disitu.

“Kita mengupayakan pada posisi netral. Ada PP 53 yang membatasi ruang gerak. Hingga saat ini dari pemantauan kami, guru ASN pada dinas pendidikan dan pengajaran kab. Poso belum ada temuan maupun laporan dari panwaslu,” tambah Darma Kogege.

“Diharapakan dan dihimbau dari data jumlah seluruhnya PNS/ASN dan honorer 3.923 orang agar tetap Semangat dan disiplin melakukan tugas-tugas mengajar dengan tetap menjaga protokol kesehatan Covid 19. Dengan Mencuci Tangan Selalu, Memakai Masker serta menjaga jarak,” Pungkas Darma Kogege Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan, dikjar kab.poso.

 

 

Laporan : Biro Poso

Editor : lle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *