“Tindak Tegas” Pelanggar Di Jalan TOL dengan Sistem Electronic

1 min read

JAKARTA – JARRAKPOSSULAWESI.COM – Tilang elektronik ini merupakan kerja sama antara PT Jasa Marga (Persero) dengan Polda Metro Jaya. Sistem electronic traEc law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik ini adalah Kamera untuk merekam tilang elektronik yang dapat bertahan tanpa batasan cuaca dan tetap siaga 24 jam untuk merekam pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi dan sudah mulai berlaku pada beberapa ruas jalan.

Apabla ada pengendara yang terkena sanksi tilang karena melanggar aturan lalu lintas harus membayar denda sesuai dengan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ),

BACA JUGA : 3 Majelis Hakim MA “Pangkas Hukuman Penjara” Idrus Marham

Besaran tilang yang dikenakan adalah sebagi berikut :

Bagi Pelanggar lalu lintas yang melanggar rambu lalu lintas akan dipidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda hingga Rp 500.000 tergantung dari kesalahan.

Kemudian jika Peralatan kendaraan tidak lengkap dan penumpang tidak menggunakan seat belt dan tidak mempunyai kelengkapan kendaraan, akan dipidana paling lama 1 bulan atau denda hingga Rp 250.000.

Selanutnya jika Bermain ponsel dapat menyebabkan pengendara menjadi tidak fokus, pelanggaran ini akan dipidana paling lama 3 bulan atau denda hingga Rp 750.000.

Jarrakpossulawesi.com/Botski

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *