Tenaga Pengajar Stisipol Buol Moh. Taufik, Yang Pernah Positif Covid-19 Dapat Santunan 23 Juta Dari PT. Sinarmas MSIG Life

3 min read

(Doc. JarrakposSulteng)

Buol, JarrakposSulteng.Com — Salah satu tenaga pengajar di Perguruan Tinggi Stisipol Kabupaten Buol, Sulteng, Moh. Taufik, S.IP, yang pernah terpapar positif Covid-19, dan menjalani rawat inap selama 23 hari di rumah sakit darurat Rusunawa Kelurahan Kali, Kecamatan Biau, mendapat santunan dana sebesar dua puluh tiga juta rupiah dari PT. Asuransi Sinarmas MSIG Life.

Santunan dana yang didapat dari perusahaan asuransi jiwa itu, merupakan bentuk apresiasi terhadap Moh. Taufik sebagai salah satu nasaba di PT. Sinarmas MSIG Life, yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 diawal bulan mei 2020 lalu.

Demikian disampaikan Regional Agency Development wilayah Makasar, Palu, Kendari dan Jayapura, Ahmad Ferry Nindra, kepada JarrakposSulteng.com saat dikonfirmasi, Selasa (18/08/2020) melalui via telephone.

“jadi kita ini bergerak dibidang perusahaan asuransi jiwa, kita memang dalam memberi santunan ini merupakan bentuk apresiasi kita kepada masyarakat Indonesia khususnya bagi nasaba disituasi pandemic Covid-19,”ungkapnya.

Ia menerangkan, jika ada nasabah PT. Sinarmas MSIG Life yang terkonfirmasi positif wabah Covid-19, akan diberi santunan secara gratis terhitung satu juta setiap hari selama dirawat inap.

“Jadi kalau ada nanti nasabah kita positif terkena corona, itu kita akan berikan santunan satu juta perhari, kebetulan pak Taufik dirawat selama 23 hari, terhitung sejak 01 hingga 24 Mei 2020. Jadi kita kasih 23 juta, ini diberi secara gratis dan tidak mengurangi tabungan nasabah yang sudah berjalan,”terangnya.

Terpisah, Sales Manager PT. Sinarmas MSIG Life Wilayah Kabupaten Buol, Ambar Sriastuti, S.Sos, saat dikonfirmasi media, membenarkan bahwa salah satu nasabah di Kabupaten Buol yang pernah terkonfirmasi positif Covid-19 telah diberi santunan sebesar dua puluh tiga juta rupiah.

“Iya benar pak, dari Sinarmas telah memberi santunan pada pak Taufik karena kemarin pernah inap di Rusunawa, terkonfiramsi Covid-19 setelah perjalanan pulang dari Goa Makasar. Setelah beliau sembuh diuruslah semua surat-surat dari tim medis, lansung kita urus kepusat dan Alhamdulillah uangnya sudah ada dan telah diterima lansung oleh pa taufik” sebutnya.

Ambar Sriastuti, salah satu alumni Stisipol Buol itu, mengajak kepada seluruh Masyarakat Kabupaten Buol untuk bergabung menabung sedikit demi sedikit di PT. Sinarmas MSIG Life, dengan tujuan untuk berjaga-jaga, untuk antisipasi tiba-tiba jatuh sakit. Karena mengurus masalah klaim di Sinarmas tidak ribet, sudah terbukti di Kabupaten Buol satu orang nasabah yang sudah dapat santunan dari perusahaan.

Sebelumnya Moh. Taufik Saat dikonfirmasi mengatakan, setelah pihak perusahaan PT. Sinarmas MSIG Life mendapat informasi bahwa dirinya pernah terkonfirmasi positif Covid-19, pihaknya diminta melengkapi surat-suratan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, sebagai syarat untuk dapat santunan selama dirawat inap berupa, surat keterangan bahwa benar dirawat inap, kemudian hasil pemeriksan laboratorium.

“Dan Alhamdulillah tidak menyangka juga dapat asuransi dari sinarmas sebesar dua puluh tiga juta rupiah. berapa hari lalu sudah dicairkan dan nanti tadi dilakukan serak terima dengan pengurus Kabupaten Buol ibu Ambar Sriastuti,” katanya.

Pihaknya mengaku, sangat berterima kasih kepada PT. Sinarmas MSIG Life telah meberi santunan, mudah-mudahan perusahaan asuransi jiwa itu semakin maju, sukses dan semakin jaya.

“PT. Sinarmas MSIG Life ini satu-satunya perusahaan yang sudah membuktikan kepada saya, dari sekian banyak asuransi yang saya ikuti nanti ini memang saya rasakan lansung yang betul-betul tanpa basa-basi, bukan hanya sekedar janji dan sudah terbukti,” tutup Taufik.

 

Wartawan : Firman Taid

Editor : lle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *