PALU, jarrakpossulteng.com – Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Kabupaten Buol, Rosmini A. Batalipu resmi menggantikan almarhum Drs. H. Zainal M. Daud sebagai Anggota DPRD Sulteng setelah diambil sumpah janjinya oleh Ketua DPRD Sulteng Dr. Hj. Nilam Sari Lawira, SP.,MP dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Sulteng, Selasa (29/3/2022).

Rosmini A. Batalipu menggantikan almarhum Zainal M. Daud yang meninggal pada 9 Desember 2021 lalu di Rumah Sakit Undata, karena dugaan serangan jantung.

Rapat peripurna itu dipimpin langsung Ketua DPRD Sulteng, Dr. Hj. Nilam Sari Lawira, SP.,MP serta dihadiri Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura, Anggota DPRD Sulteng, keluarga besar Rosmini A. Batalipu serta Forkopimda Sulteng melalui zoom.

Ketua DPRD Sulteng dalam sambutannya usai mengambil sumpah janji Pengganti Artar Waktu (PAW) Rosmini A. Batalipu menyampaikan, pengisian Anggota DPRD Sulteng PAW yang ditandai dengan pengucapan sumpah, pada hakekatnya adalah visi awal dalam pengabdian sebagai Anggota Dewan Provinsi Sulteng.

“Saya mengamanhkan kepada saudari sebagai anggota dewan yang baru, agar berupaya memahami fungsi, tugas dan wewenang dan kewajiban DPRD baik secara individu maupun secara kelembagaan. Sudari harus dapat menghayati secara mendalam amanah dan tanggungjawab yang dilaksanakan sesuai dengan kedudukan di lembaga dewan yang terhormat ini, sehingga dapat menjaga harkat dan martabat serta citra dewan selaku pengemban amanah rakyat,” ujar Nilam Sari Lawira.

Dikatakan, sesuai sumpah yang telah diucapkan, maka sebagai wakil rakyat dituntut untuk membaktikan diri dengan sebaik – baiknya dalam menyalurkan aspirasi rakyat yang berkembang dalam masyarakat. Bahkan berusaha dengan segenap kemampuan untuk dapat mewujudkan keinginan serta harapan – harapan masyarakat.

Ketua DPRD Sulteng ini mengatakan, setelah resmi menjadi Anggota DPRD Provinsi Sulteng, perlu disampaikan bahwa tanggungjawab Anggota DPRD amatlah besar untuk kepentingan masyarakat. Sebagai Anggota Dewan, ada tiga fungsi pokok yang perlu diketahui dalam mengemban tugas sebagai Anggota DPRD.

Pertama, fungsi pembentukan peraturan daerah. Sebagai Anggota DPRD diharapkan mampu menyerap dan menerjemahkan serta menindak lanjuti aspirasi dan kebutuhan masyarakat ke dalam kebijakan publik berupa peraturan daerah.

Kedua, fungsi anggaran. Sebagai anggota DPRD diharapkan mampu menganalisi, pemprediksi serta menggali potensi sumber – sumber pendapatan demi mendukung pembiayaan dan pelaksanaan urusan pemerintahan secara sungguh – sungguh, serta memperhatikan alokasi belanja daerah dalam APBD untuk kepentingan rakyat.

Ketiga, fungsi pengawasan. Sebagai anggota DPRD harus mampu memahami dan melakukan pengawasan dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah, agar dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan yang berlaku, serta mengawasi secara cermat segala bentuk kebijakan yang telah disepakati bersama dengan kepala daerah untuk kepentingan rakyat.

“Dalam pelaksanaan fungsi fundamental dewan tersebut, maka secara kelembagaan dan secara personal DPRD diberikan hak dan kewajiban yang harus dapat diimplementasikan secara seimbang di dalam menjalankan tugas,” terang politisi Partai NasDem ini.

Fungsi pokok dewan ini lanjut Ketua DPRD Sulteng, harus dapat diterapkan secara nyata melalui alat kelengkapan dewan baik pada komisi, badan, panitia khusus maupun panitia kerja. Dalam kaitannya dengan alat kelengkapan dewan ini, sesuai ketentuan pasal 199 ayat 1 Peraturan DPRD Sulteng Nomor 01 tahun 2019 tentang tata tertib DPRD sebagai mana yang telah diubah menjadi peraturan DPRD Nomor 01 tahun 2021 yang menyatakan ‘bahwa anggota DPRD Pengganti Antar Waktu menjadi anggota pada alat kelengkapan dewan yang digantikannya’ maka penempatan Rosmini A. Batalipu yaitu pada komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan sesuai dengan yang ditempati almarhum Zainal M. Daud.

Olehnya itu, untuk ke absahannya akan ditetapkan melalui surat keputusan sebagaimana telah diatur dalam peraturan DPRD tentang tata tertib DPRD.

Sesuai fungsi pokok, maka untuk menjawab tuntutan masyarakat yang semakin kompleks harus mengoptimalkan pelaksanaan tugas penjaringan aspirasi masyarakat dan turun secara langsung ke lapangan baik melalui peninjauan ke dalam daerah maupun kegiatan reses agar dapat mengetahui dan memahami permasalahan dan kebutuhan masyarakat yang menjadi prioritas dalam penetapan kebijakan publik.

“Disamping itu, kita juga dituntut untuk menjalankan kemitraan yang sejajar dengan eksekutif secara professional,” tandas Ketua DPRD Sulteng.

Usai paripurna, dilanjutkan dengan ucapan selamat kepada Rosmini A. Batalipu yang diawali oleh Gubernur Sulteng H. Rusdy Mastura, Ketua DPRD Sulteng, Anggota DPRD Sulteng serta para tamu undangan lainnya.

 

Laporan : karno

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here