BOUL-jarrakpossulteng.com | Peristiwa lakalantas yang melibatkan 1 unit sepeda motor Jupiter MX dengan mobil Hiilux warnah hitam Nomor polisi (DN 19 F) plat merah yang kemudian diketahui merupakan mobil dinas Kepala Badan (Kaban) Inspektorat Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah masih hangat jadi perbincangan publik.

Peristiwa yang terjadi hari sabtu (31/7) pukul 14.15 siang di Jalan wilayah Tugu, lokasi perkantoran, Kelurahan Leok II, Kecamatan Biau itu semakin terasa ‘Wah’ bukan semata menimbulkan korban luka serius/patah yang dialami kedua pengendara sepeda motor yakni Putra Fausan (13) dan Syahdani P (15) warga Kelurahan Leok I yang khabarnya dirujuk ke rumah sakit di Gorontalo untuk mendapatkan perawatan lebih intensif, tetapi keterlibatan AR, oknum pejabat Kaban Inspektorat Kabupaten Buol.

Lebih miris, oknum AR sempat ‘Dilabel’ melakukan tindakan tabrak lari karena meninggalkan TKP dengan kondisi kedua korban masih terkapar di jalan pasca kejadian.Namun belakangan diketahui AR sengaja mengamankan diri langsung ke Mapolres Buol bersama mobil DN 19 F yang kini diamankan sebagai barang bukti(BB) dalam kasus itu.

Dikonfimasi Media ini melalui WhatsApp, rabu(04/08) siang, Kasat Lantas Polres Buol, AKP Edi Hafel,SH menjelaskan pihaknya masih sementara melakukan pemeriksaan kasus Lakalantas tersebut.

“Untuk sementara kasus Lakalantas sudah kami tangani dan sementara mengambil keterangan dari para saksi. Pada waktu kejadian, beliau (AR) sendiri yang nyetir, demikian,” jelas Kasat Lantas.

Mengingat kasus Lakalantas itu cukup mendapat atensi dari publik, Media ini sempat menanyai berapa waktu yang dibutuhkan penyidik dalam mengungkap dan menuntaskan kasus itu. “Untuk proses hukumnya masih berlangsung,” tegasnya.

Laporan : karno/veri/miro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here