Buol–Jarrakpossulteng.com.Senin 28 juni 2021 Masyarakat Desa Harmoni Kecamatan Paleleh Barat Kabupaten Buol sulawesi tengah merasa legah dengan dibangunnya tanggul pengaman sungai yang saat ini tengah dikerjakan oleh PT. Selvana Mitra Sejati, salah satu rekanan lokal di Kabupaten yang bonafid.

Salah seorang tokoh masyarakat desa Harmoni yang cukup berpengaruh Rusli A.Udit ketika ditemui tim “Jarrakpos” di kediamannya mengatakan, kebetulan rumah sy berada di dekat aliran Sungai desa Harmoni, sebelum pemerintah Kabupaten Buol menganggarkan untuk pembangunan tanggul pengaman, setiap tahun kami menerima kiriman banjir bandang dari hulu sungai Harmoni yang luapannya airnya hingga ketinggian dua sampai 3 meter, sampai- sampai perabot rumah kami hanyut terbawah banjir bandang ujar Rusli.

Kepekaan pemerintah kabupaten Buol dan pemerintah propinsi Sulawesi Tengah sehingga membuat kami merasa legah, walapun pekerjaan penanggulan baru berlangsung sekitar sebulan lebih, namun kami mulai merasakan dampaknya, dan rasa kehawatiran akan datangnya banjir bandang yang sering mengancam pemukiman kami sedikit demi sedikit mulai teratasi, jelas Rusli.

Perlu diketahui bahwa pelaksanaan kegiatan rehabilitasi pasca bencana melalui pekerjaan rekonstruksi bangunan pengaman sungai di desa Harmoni, sumber dananya adalah hibah RR BPBD kabupaten Buol tahun anggaran 2021, dengan nilai kontrak Rp.7.811.000.000, waktu pelaksanaan 165 hari kalender. Dari hasil investigasi media online “Jarrakpos” dua hari yang lalu di lapangan, bahwa pihak rekanan terus menggenjot pekerjaann dengan menambah peralatan serta tenaga tukang untuk menghindari keterlambatan pekerjaan sesuai scadul yang dibuat dalam kontrak tersebut, ujar salah seorang pengawas kepada Jarrakpos.

Sementara itu, kontraktor pelaksana kegiatan PT. Selvana Mitra Sejati , Soan, ketika ditemui “Jarrakpos” dua hari yang lalu dilapangan mengatakan, berdasarkan kalender kegiatan itu hanya selama 165 hari, namun hingga saat ini progres capaian volume pekerjaan sudah mencapai 36 % bahkan lebih, hanya dalam kurun waktu 1 bulan lebih kami bekerja, kami masih punya waktu 6 bulan untuk menyelesaikan seratus persen kegiatan atau pekerjaan kami yang tersisa, ujar Soan dengan optimis.

Ketika ditanya soal kendala, Soan mengatakan, sampai hari ini kami belum mendapatkan kendala apa- apa dilapangan, kami juga berdo’a agar dlm pelaksanaan pekerjaan hingga batas waktu kontrak berakhir kegiatan kami selesai seratus persen tutup Soan, yang juga putra desa Harmoni didampingi partner kerjanya jepri Katili.

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : miro/karno
Editor : kurnia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here