Mantan Kapolda Sultra Jabat Irjen Kemenkumham, Inspektorat harus Mengantisipasi Adanya Dugaan Fraud Atau Penyimpangan Yang Mungkin Terjadi

2 min read

Jarrakpossulawesi.com | Jakarta, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly menunjuk dan memilih dari Jendral polisi menduduki jabatan terpenting di menkumham yaitu dengan melantik Irjen Pol Andap Budhi Revianto sebagai Irjen Kemenkumham.

Mantan Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Kepulauan Riau (Kepri) itu ditugaskan menggantikan posisi Jhoni Ginting, yang kini menjabat sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi.

Dimana Menkumham Yasonna meminta Andap Budhi Revianto untuk bersungguh-sungguh mengawasi Kemenkumham, yang termasuk kategori kementerian besar di Indonesia. Terlebih, Kemenkumham memiliki 860 satuan kerja yang tersebar di seluruh Indonesia dari tingkat pusat hingga kabupaten/kota.

Prosesi Pelantikan

“Kemenkumham memiliki jumlah pegawai lebih dari 59 ribu orang. Ini artinya span of control atau rentang kendali organisasi kita sangat besar dan ini adalah sebuah tantangan dalam hal pengawasan,” kata Yasonna di Graha Pengayoman, Kemenkumham, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/5).

Dimana menkumham Yasonna mengharapkan, jenderal polisi bintang dua itu untuk melakukan terobosan baru dalam mengatasi tantangan serta meningkatkan moralitas dan etika pegawai. Menurutnya, perlu meningkatkan pengawasan baik dalam pelaksanaan pelayanan publik, administrasi keuangan, maupun disiplin pegawai.

Selanjutnya selain itu, Yasonna juga mengharapkan Andap Budhi Revianto mampu menjaga dan meningkatkan indeks integritas Kemenkumham menjadi lebih baik untuk kedepannya. Tidak ada ruang praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme di Kemenkumham. “Jangan berikan ruang untuk kolusi, korupsi, dan nepotisme di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Pelanggaran dan kesalahan dalam pelaksanaan tugas dapat diperkecil bahkan menjadi zero mistake,” tegas Yasonna.

Lanjut Yasonna pun menyebut, Inspektur Jenderal Kemenumham memiliki peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Tugas dan fungsinya sebagai penjamin kualitas jajaran pegawai Kemenkumham dan sebagai teladan integritas yang harus benar-benar dijaga dan diawasi.

Irjen Pol Andap Budhi Revianto

Selanjutnya segala bentuk penyimpangan harus dapat dideteksi dini oleh Inspektorat Jenderal. “ Dan saya tidak mau Inspektorat Jenderal bertindak setelah ada kejadian, tetapi Inspektorat harus mengantisipasi adanya dugaan fraud atau penyimpangan yang mungkin terjadi,” keinginan Yasonna.

Selain melantik Andap Budhi Revianto sebagai Irjen Kemenkumham, Yasonna juga melantik Jhoni Ginting sebagai Direktur Jenderal Imigrasi, serta Irjen Pol Reinhard Silitonga sebagai Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Bahkan, Yasonna juga turut melantik 16 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Kemenkumham.

Irjen Pol Andap Budhi Revianto mencium tangan Ibunya

Dalam proses pelantikan itu, turut hadir sejumlah pejabat termasuk Ibu dari Irjen Andap. Nampak usai pelantikan mantan Kapolda Maluku tersebut menyempatkan mencium tangan san Bunda. “Mohon do’a restunya, ini merupakan tugas yang harus saya jalankan. Bagi saya, semua akan berjalan baik jika banyak yang mendoakan, khususnya Do’a Ibu” Ucap Andap.

Editor: GR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *