Karena Terburu-buru Hendak Apel di Mapolda Sulsel, Ajal Polisi Muda Ini Terhenti di Pakalu

1 min read

Sulsel, Jarrakpossulawesi.com | Anggota Shabara antas nama Bripda Aan meninggal usai tabrakan di Pakalu, Maros kemarin pagi. Almarhum sempat dirawat di dua rumah sakit, RSUD Salewangeng Maros dan RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Setelah terlibat tabrakan dengan Khaerul Afriansyah (19) yang berboncengan ibunya, Suryanti (45), anggota Direktorat Samapta Polda Sulsel, Bripda Aan Zulhaq Bakrie (20), akhirnya meninggal.

Bripda Aan sempat dirawat di dua rumah sakit, RSUD Salewangeng Maros dan RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar. Dia akhirnya mengembuskan napas terakhirnya tadi malam.

“Jadi benar telah meninggal dunia Bripda Aan Zulhaq Bakrie sekitar pukul 21.15 Wita. Sempat dibawa ke Rumah Sakit Salewangan, Maros, lalu dirujuk ke Rumah Sakit Wahidin,” ujar Komandan Regu 1 Patmor Polda Sulsel Brigpol Zainal.

Kecelakaan itu terjadi di Lingkungan Pakalu, Kelurahan Bantimurung, Kecamatan Bantimurung, Maros.

Pagi itu, sekitar pukul 06.30 Wita, Bripda Aan, yang diketahui sehari-harinya pulang-pergi Makassar-Maros, hendak menghadiri apel pagi di Mapolda Sulsel.

“Hari pertama masuk kerja, mau apel di kantor. Jadi almarhum itu PP (pulang-pergi) Maros-Makassar,” tutur Zainal.

Di TKP, sepeda motor Bripda Aan bertabrakan dengan aepeda motor Khaerul yang membonceng ibunya, yang bergerak menuju Bone. Khaerul lebih duluan meninggal di Puskesmas Bantimurung. Sedang ibunya dilarikan ke RSUD Salewangeng Maros, usai dirawat sementara di Puskesmas Bantimurung.

Editor: GR

Wartawan: Karno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *