IKUTI PROKES COVID-19, KPU LANTIK PAW ANGGOTA PPS MATOBIYAI

2 min read

(Doc. JarrakposSulteng)

Touna, JarrakposSulteng.Com — Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah kembali melaksanakan Pelantikan terhadap Pengganti Antar Waktu (PAW) Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa Matobiyai, Kecamatan Togean, Sabtu (24/10/ 2020) Sore.

Pelantikan yang digelar diruang visual kantor KPU dipimpin oleh Komisioner KPU Touna, Devisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM, Ridwan Syarifudin dengan didampingi Komisioner Devisi Hukum, Sukarya, Komisioner Devisi Perencanaan Data dan Informasih, Sahrul.S.Si, beserta sejumlah anggota Sekretariat KPU Touna.

Ridwan Syarifudin menjelaskan, pelantikan Penganti Antar Waktu (PAW) Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Matobiyai ini dilaksanakan untuk mengisi kekosongan anggota PPS yang sebelumnya mengundurkan diri.

“Rabin, dilantik sebagai PAW anggota PPS desa Matobiyai, mengantikan Siti Yani yang telah mengundurkan diri,” kata Ridwan Syarifudin.

Untuk itu, dia berharap kepada PPS yang baru dilantik agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan sumpah dan janji yang diucapkan.

“Pergantian antar waktu ini diambil berdasarkan rangking pada saat perekrutan PPS sebelumnya,” tutup Ridwan.

Sementara itu Ketua PPK Kecamatan Togean, Tasmudin kepada awak media ini mengatakan, pelantikan terhadap Rabin sebagai penganti antar waktu (PAW) anggota PPS desa Matobiyai, menggantikan Siti Yani yang mungundurkan diri sebagai anggota PPS.

(Doc. JarrakposSulteng)

“Hal ini harus kami laksanakan, untuk menjaga proses tahapan Pilkada serentak yang sedang berjalan agar tidak terkendala, khususnya di desa Matobiyai,” ujar ketua PPK Togean.

Untuk diketahui, Siti Yani mundur sebagai anggota PPS, karena alasan Hamil Muda dan ikut suami.

“Iya sedang Hamil Muda dan ikut suami, sehingga berhenti sebagai petugas PPS,” ucap Tasmudin.

Pantauan media ini, pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah janji anggota PAW PPS desa Matobiyai, dilaksanakan sesuai Prokol Kesehatan, dimana Panwascam dan Bawaslu Kabupaten Touna tidak terlihat hadir pada pengukuhan itu.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Bawaslu setempat belum terkonfirmasi

 

 

Laporan : Budi

Editor : lle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *