Gubernur Sulteng Drs. Longki Djanggola, M.Si, Bersama Kapolda Irjen Pol. Rahman Baso, dan Danrem 132 Tdl, Brigjen Farid Makruf, M.A, Memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid -19

2 min read

(Doc. JarrakposSulteng)

Palu, JarrakposSulteng.Com — Bertempat di Ruang Rapat Polibu, 28 September 2020. Rapat tersebut diikuti , Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Perekonomian dan Pembangunan , Kadis Pendidikan, Kadis Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah , Walikota Palu, Bupati Sigi dan Bupati Donggala dan OPD Teknis dan Juga Direktur Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta.

Rapat tersebut dimaksudkan Guna mengambil kebijakan strategis dalam Penanganan Covid-19 dan PerawatanNya .

Plh. Kepala Dinas Kesehatan Propinsi dr. Jumriani , melaporkan bahwa sampai saat ini sudah terdapat Konfirmasi Positip Covid Sulawesi Tengah sebanyak 396 , karena hari ini bertambah 9 Kasus Positip , Kota Palu bertambah 7 dan Donggala bertambah 2. Selanjutnya Ibu Kadis melaporkan bahwa jumlah tempat tidur pada Rumah Sakit Rujukan saat ini sudah dalam Posisi Full demikian juga RS Darurat LPMP sudah terisi 20 Pasien Sisa 12 tempat tidur , melihat lonjakan kasus Konfirmasi Positip perlu solusi untuk menambah RS Darurat Cadangan untuk merawat terkonfirmasi positif covid -19 .

Selanjutnya Gubernur Sulawesi Tengah Drs. Longki Djanggola, M.Si , Menyampaikan bahwa Pemberlakuan Kepada pelaku perjalanan harus memiliki Swab PCR , itu suatu langkah untuk meredam kepada masyarakat untuk menunda sementara kepada pelaku perjalanan , karena pelaku perjalanan atas hasil Epidimologi bahwa pelaku perjalananlah yang banyak terkonfirmasi Positif Covid-19 , untuk itu dengan syarat hasil Swab PCR sehingga dapat menunda dulu rencana untuk bepergian keluar daerah dan juga masuk kewilayah Sulawesi Tengah .

(Doc. JarrakposSulteng)

Setelah Gubernur , mendengarkan masukan , dukungan dan kesiapan sarana yang tersedia baik RS. Pemerintah dan Swasta  sehingga Gubernur Sulawesi Tengah menyimpulkan bahwa diluar Rumah Sakit Rujukan dan RS. Darurat LPMP Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat Menyiapkan jumlah Tambahan  Tempat Tidur sebanyak 120 Tempat Tidur , Pada RS. Swasta, dan Ssrama Diklat BPSDM akan dibentuk menjadi RS. Darurat Pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah.

Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa, “Melihat kondisi Penularan melalui Terkonfirmasi Positif Yang melakukan Isolasi Mandiri banyak terjadi kepada keluarga terdekat , maka saya harapkan kepada Pemerintah Daerah agar melakukan Karantina kepada Pasien Terkonfirmasi Positif pada Tempat yang telah ditentukan Pemerintah , kalau yang bersangkutan tidak berkenan agar dijemput dengan Petugas bersama Polisi dan TNI Minta tolong Dukungannya Pak Kapolda dan Pak Danrem 132 Tdl,” ujarnya.

Selanjutnya Plt. Walikota Palu Sigit Purnomo , melihat perkembangan dan penambahan terkonfirmasi Positif , Pemerintah Kota Palu akan meningkatkan Asrama haji menjadi RS, Darurat Isolasi Pasien Covid -19 dan Rusunawa Palu Utara.

Pjs. Bupati Sigi Sisliandy , SSTP , M.Si. menyampaikan bahwa RS. Torabelo sudah disiapkan 20 Tempat tidur untuk melakukan perawatan Terkonfirmasi Positip Covid-19.

Demikian juga Wakil Bupati Donggala  Moh. Yasin , S.Sos. menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Donggala akan menyiapkan RS. Darurat Covid 19 pada Rusunawa Donggala .gvv

Selanjutnya disepakati bersama bahwa Penegakan Disiplin Protokol Covid-19 akan lebih ditingkatkan dan akan dilakukan Swiping kepada masyarakat yang tidak patuh terhadap Ketentuan Protokol Covid-19 dan lebih tegas lagi agar dikenakan denda yang lebih tegas lagi.

 

 

Laporan : mardison

Editor : lle

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *