Gubernur Sulsel Monitor “Pembukaan Jalur” Kecamatan BUA

2 min read

LUWU – JARRAKPOSSULAWESI.COM – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengecek pembukaan jalur Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu menuju Kecamatan Rantepao, Toraja Utara.

Jalur masuk ke Desa Labokke cukup bergelombang karena aspal jalanan sudah rusak dan terdapat banyak lubang. Butuh waktu 15 menit hingga rombongan tiba di lokasi pembangunan pembukaan jalur Bua-Rantepao.

Selepas Desa Labokke, jalur mulai menanjak menaiki perbukitan. Memasuki Kecamatan Mappetajang, Luwu, jalanan sudah berlumpur dan masih berupa tanah. Tampak beberapa alat berat dan para pekerja berbaris menyambut iring-iringan rombongan Nurdin.

Nurdin tampak asyik memacu mobil warna silver. Sesekali ban mobilnya tampak slep di kubangan lumpur.

BACA JUGA : Pelantikan Ketua Gerindra Sulsel Dan Sulut Merupakan “Konsolidasi Pasca Pemilu 2019”

Memasuki wilayah Bastem, Luwu, iring-iringan mulai berada di puncak perbukitan. Tampak dari kejauhan barisan perbukitan yang berpadu dengan bibir pantai dan laut dari kejauhan.

Di wilayah ini jalur perbukitan terjal dan menurun dilalui. Rombongan yang semuanya menggunakan kendaraan jenis 4×4 harus ekstra hati-hati, mengingat jalanan yang licin ditambah sisi kiri tebing dan sisi kanannya jurang yang dalam.

Tak hanya jalur berlumpur dan pasir yang dilalui rombongan, memasuki wilayah Buntao, Toraja Utara, rombongan bahkan harus menyeberangi sungai yang memisahkan jalur. Ada 2 sungai yang diseberangi. Bahkan di salah satu sungai, Lexus silver Nurdin harus terhenti menunggu kawanan itik melintas berenang di depannya.

Kurang lebih selama 3 jam setengah lamanya Nurdin dan rombongan melintasi pembukaan jalur Bua-Rantepao dengan panjang sekitar 40 kilometer. Pukul 18.12 Wita, rombongan telah memasuki jalan beraspal di Kecamatan Kesu untuk selanjutnya menuju Kantor Bupati Tana Toraja.

Di jalur Bua-Rantepao, Nurdin juga sesekali turun dari mobil bertemu masyarakat yang di desa terpencil di jalur tersebut.(Dok:Detik)

Jarrakpossulawesi.com/Botski

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *