Palu.Jarrakpossulteng.com. Pada Kesempatan itu , Mendagri Tito Carnavian , menyampaikan harapan Presiden RI Joko Widodo , agar seluruh perangkat Pemerintah Pusat Dan Daerah, Satu Kata dan tindakan didalam Penanganan Covid -19, dalam rangka Pelaksanaan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Dengan Satu Kata “Bahwa kita tidak bisa kendor dalam Penangan Covid-19. Presiden RI Joko Widodo mengharapkan agar larangan mudik Agar jangan hanya sebagai macam kertas, tetapi harus betul betul di Implementasikan dengan baik .

Kekhawatiran kita saat ini melihat kondisi Tsunami Covid -19 di India , Penularannya setiap harinya mencapai 400 Ribu/Hari dan Meninggal mencapai 3.000 Orang/hari, Negara india dulunya merupakan Negara percontohan dalam penanggulangan Covid , karena mereka lalai yang membuat terjadinya Tsunami Covid-19.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono, menyampaikan bahwa penyebaran Covid saat ini ada peningkatan pada beberapa daerah dan meningkatnya kasus kematian dan saat ini banyak Varian baru Virus , seperti varian B.1.17, B.1.351, B.1. 617, dan Varian Virus baru tersebut sudah terkontaminasi di Indonesia.

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo , dengan kondisi penyebaran covid -19 di indonesia dan juga di Negara Negara lain seperti India yang mengalamin Tsunami Covid-19, untuk itu diminta dukungan TNI dan POLRI agar WNA jangan dibiarkan masuk ke Indonesia tanpa Karantina terlebih dahulu.

Selanjutnya diminta kepada Gubernur, Bupati/Walikota, agar dapat satu kata dalam kebijakannya Jangan sampai Kendor dalam penangan Covid , dan lakukan langkah langkah Stategis didalam mengatasi peningkatan penyebaran Covid dan dalam pelaksanaan larangan Mudik Idul Fitri 1442 H, dan Mematuhi SE Menteria Agama didalam pelaksanaan Perayaan Idul Fitri 1442 H.

Sumber : Jarrakpos Official
Laporan : mardison
Editor : kurnia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here