Dua Orang Pasien RSAS Kategori PDP dan ODP Meninggal Dunia

2 min read

Gorontalo, JarrakposSulawesi.com | Dua orang pasien Rumah Sakit Aloei Soboe (RSAS) meninggal dunia pada  pertengahan pekan ini dan awal Maret. Menariknya, mereka tergolong pasien yang tengah dalam perawatan.

Informasi bahwa dua orang pasien RSAS meninggal dunia diperoleh dari web rumah sakit tersebut pada kolom Info Pasien Covid-19. Dua orang yang meninggal dunia itu yakni seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan satunya lagi kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Informasi yang berhasil dihimpun, dua warga Gorontalo ini meninggal di hari yang berbeda. Yang ODP meninggal pada awal-awal bulan ini dan yang PDP meninggal pertengahan pekan ini.

Informasi itu lantas dibenarkan oleh pihak RSAS khususnya tenaga medis yang menangani Covid-19.  Menurut dr. Sukri Antuke (salah seorang dokter yang menangani pasien Covid-19 di RSAS), keduanya sudah usia lanjut dan sempat menjalani isolasi.

Info Pasien Covid-19

Diungkapkannya, ODP yang meninggal tersebut memiliki riwayat perjalanan luar negeri yakni sempat melakukan umrah.

“Dia sempat dirawat sebagai ODP selama satu minggu lebih. Yang bersangkutan memiliki banyak riwayat penyakit, tipes, tuberkulosis, dan infeksi paru – paru. Dan setelah hasil rapid test menyatakan negatif, dia dirawat seperti pasien umum. Cara pemakamannya seperti biasanya atau tidak diberlakukan protokol kesehatan,” tandas dr. Zukri Antuke.

Sementara, lanjut dr. Zukri, yang PDP tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah maupun luar negeri. Hanya saja, dari hasil foto rontgen mengarah ke viral infection.

“Dalam dua hari perubahannya memburuk sekali. Dan itu mengarah ke virus. Tapi belum bisa dipastikan jenis virusnya. Untuk memastikannya kami telah mengambil sample untuk dilakukan swab test. Insya Allah 1 – 2 hari ini hasilnya akan tiba,” ujar dr. Zukri Antuke.

Lebih lanjut, dr. Zukri Antuke menjelaskan, PDP tersebut sempat dilakukan rapid test, hasilnya negatif. Pun demikian, kata dr. Zukri Antuke, proses pemakaman dilakukan sesuai protokol kesehatan.

Sementara itu, dari data RSAS per tanggal 11 April 2020 pukul 13.30 Wita menyebutkan,  jumlah PDP 44 orang dengan rincian 17 sedang dirawat, 26 sembuh dan 1 meninggal. Jumlah ODP 23 orang sedang dirawat 1 orang (isolasi mandiri di rumah) dan 1 meninggal. Sedangkan jumlah pasien positif Covid – 19, satu orang.

Editor: GR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *