Penganiayaan Beberapa Oknum Pol.PP di Gorontalo Terhadap Pedagang Yang Hendak Kepasar

2 min read

Gorontalo, Jarrakpossulawesi.com | Pada hari rabu tanggal 15 april 2020 sekitar pukul 07.00 wita, telah terjadi tindak pidana penganiayaan secara bersama sama yang di lakukan oleh beberapa oknum pol pp terhadap korban an. ABDI WIJAYA alias ABO.

Dengan kronologis kejadian sebagai berikut : Pada hari rabu tanggal 15 april 2020 wita sekitar pukul 07.00 wita lk. ABDI WIJAYA alias Abo melintas dari arah Gorontalo dengan tujuan menuju buol saat itu di lakukan pemeriksaan oleh anggota Satpol PP yang sedang bertugas di pos palang perbatasan antara gorontalo dan sulteng, saat itu di lakukan pemeriksaan kendaraan milik ABDI WIJAYA @ ABO yakni kendaraan mobil avansa dgn plat polisi DM 1140 BH dengan memuat rica yang akan di jual di pasar diapatih, akan tetapi pada saat korban lk. ABDI WIJAYA ingin melintas dan di halangi oleh oknum satpol PP an. ALI dan oknum pol pp tersebut mengatakan kepada lelaki Lk. ABDI WIJAYA untuk tidak melewati pos batas, dan lk ABDI WIJAYA mengatakan kepada oknum pol pp tersebut

" kinapa saya tidak di kase lewat yang mobil muat ikan di kasi lewat " ujarnya.

Saat itu terjadi adu mulut antara lk. ABDI WIJAYA dan oknum satpol pp an. ALI, Dimana oknum pol pp tersebut langsung memarahi dan menyuruh lk. ABDI WIJAYA alias ABO untuk turun dari mobilnya, dan saat itu oknum pol. pp tersebut langsung memukul lk. ABDI WIJAYA alias ABO secara berulang kali dengan menggunakan tangan terkepal hingga korban jatuh ke tanah, melihat korban terjatuh ke tanah teman teman dari oknum satpol pp tersebut langsung memukul dan menendang korban secara bersama sama, melihat kejadian tersebut.

Melaporkan kejadian tersebut yang dialaminya Kepolisi dan akhirnya pihak kepolisian Polsek Paleleh saat ini sdh mengamankan korban, dan tsk di mapolsek Paleleh situasi di pos batas antara provinsi Sulawesi tengah dan Gorontalo saat ini masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Editor: GR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *